Cara Memiliki Website

Apabila kita ingin memiliki sebuah website ada beberapa langkah yang harus kita lalui. Adapun langkah-langkah tersebut secara garis besar adalah sebagai berikut:

  1. Menentukan tujuan kegunaan Website yang akan kita miliki.
  2. Menentukan nama domain sesuai tujuan kegunaan website. Nama domain itu adalah Alamat URL yang menjadi identitas utama website kita. Contohnya http://www.kedaiscript.com.
  3. Membeli domain yang telah kita tentukan pada suatu domain vendor atau webhosting.
  4. Menyewa webhosting yang akan menyediakan space untuk website kita.
  5. Memiliki Script atau program yang akan menjadi bentuk Website kita
  6. Installasi Script atau program kita di Remote Server atau di mudahnya di webhosting, supaya dapat diakses dari manapun.
  7. Mengisi website kita dengan teks dan gambar sesuai dengan tujuan website kita.

Cara Registrasi Domain dan Sewa Webhosting

Menyewa domain dan webhosting sebenarnya sederhana dan mudah, namun bagi Anda yang masih awam dalam website dan belum pernah memiliki domain, tentu hal ini akan sangat menimbulkan banyak pertanyaan dalam pikiran kita. Ada kekhawatiran-kekhawatiran yang muncul yang sebenarnya tidak perlu dirisaukan. Sekarang ini banyak sekali penyedia webhosting local di Indonesia yang menyediakan hosting dengan baik dan harganya terjangkau dan pelayanannya serba online, Sehingga kita tidak perlu repot pergi kemanapun. Langkah-langkahnya adalah:

  1.  Tentukan webhosting mana yang akan Anda jadikan pelayan Anda. Anda bisa mencari dengan bantuan Google dengan kata kunci ‘webhosting indonesia’ atau kata lainnya yang Anda inginkan.
  2. Buka website dari webhosting tersebut. Lihat fitur-fitur yang disediakan dan harga dari setiap paketnya. Yang perlu Anda pastikan ada adalah fitur atau support : PHP, MySql Database, PHPMyAdmin, (Control Panel, File Manager, Webmail) fitur dalam kurung tersebut umumnya sudah selalu tersedia meskipun tidak dicantumkan di deskripsi fasilitasnya.
  3. Memilih paket hosting. Dalam pemilihan paket hosting ada dua hal pokok yang perlu Anda tentukan yakni Space dan Bandwidth dan yang perlu Anda sesuaikan dengan kemampuan Anda adalah harganya.
    1. Space merupakan ruang kosong yang disediakan untuk menaruh script dan database kita. Untuk pemula Anda bisa cukup mencari space sekitar 100 MB atau 200 MB. Penentuan space ini diperhitungkan dengan besarnya script, file (images dan file lainnya), dan database yang akan kita letakkan di sana.
    2. Bandwidth merupakan volume data yang dapat di transfer per unit waktu, dari computer server ke computer clien atau pengunjung. Data yang ditransfer diukur dalam bytes, Kilo bytes (KB), mega bytes (MB) atau giga bytes (GB). Contohnya jika sebuah website menyajikan 100.000 halaman tiap bulannya dengan rata – rata besar ukuran halaman adalah 20KB, maka data transfer tiap bulannya adalah 2 GB. Hampir 80% dari website yang beredar di internet menggunakan data transfer kurang dari 5 GB/bulan.  Kita cukup mencari bandwidth sekitar 2 GB per bulan. Dan bila ternyata website kita cukup popular dan banyak pengaksesnya sehingga jatah bandwidth tersebut kurang, maka kita bisa minta upgrade paket kepada pihak webhosting.
  4. Setelah menentukan paket space dan bandwidth dari hosting yang akan kita sewa. Maka bisa mulai mengisi form registrasi atau form pembelian. Biasanya pihak webhosting menyediakan dalam bentuk satu paket pembelian domain dan penyewaan hosting. Sehingga pembayarannya pun cukup dalam satu transaksi. Ada webhosting yang menyediakan domain dengan pembayaran per tahunnya Rp. 100 ribu rupiah atau sekitar US$ 10. Dan harga sewa hostingnya dengan paket space 300MB dan bandwidth 3GB cukup dengan harga Rp. 100 ribu. Sehingga untuk keperluan menyewa domain dan hosting kita cukup mengeluarkan Rp. 200.000 / tahun atau sekitar US$ 20/ tahun. Bahkan banyak yang jauh lebih murah dari itu.
  5. Setelah selesai proses registrasi dan transaksi pembayaran, maka kita akan mendapatkan konfirmasi mengenai data-data yang kita butuhkan untuk operasional website kita. Ada 2 hal pokok yang harus kita ingat dan simpan baik-baik dengan sangat rahasia yaitu username dan password CPanel. Username dan password CPanel akan selalu kita butuhkan untuk masuk ke dapur Website kita, untuk management file (script) dan database.
  6. Setelah proses aktivasi domain dan hosting kita selesai, dimana proses aktivasi ini tentu sudah akan dilakukan oleh pihak webhosting, jika kita menyewa dalam satu tempat atau satu webhosting, maka biasanya antara 3 x 24 jam domain kita sudah online. Dan kita sudah bisa mulai mengisi hosting kita dengan website yang kita inginkan.
  7. Mintalah domain secret atau auth code bila memungkinkan, karena kode tersebut telah kita beli dan bila suatu saat kita akan pindah webhosting dengan tanpa perlu ganti nama domain, maka code tersebut dibutuhkan untuk migrasi hosting. Bagi perusahaan webhosting yang fair, biasanya pelanggan diberi akses ke control panel account domain sehingga kita bisa mengelola sendiri domain kita.
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: