Selamat Jalan Auto Generate Content (AGC)!

Jika Anda salah satu dari sekian juta orang yang sering dikecewakan dan sempat dibikin mumet dengan mesin pencari raksasa ‘google’, maka sekarang saatnya untuk menjadikan google kembali menjadi mesin pencari favorit Anda lagi. Beberapa waktu yang lalu para penjelajah informasi di dunia maya sering dijebak dengan namanya “Auto Generate Content”, suatu link-link jebakan yang dipasang oleh pemilik situs atau blog yang tujuannya hanya mengundang pengunjung mampir ke situs/blognya, seolah-olah informasi yang Anda cari ada di sana. Padahal setelah meluncur ke TKP, kita hanya dibikin muter-muter dan gak bakalan ketemu dengan informasi yang kita butuhkan. Tujuannya macam-macam, antara lain untuk meraup dollar dari PPC atau sekedar menaikkan traffic situsnya sehingga memang sempat membuat rankingnya nangkring di urutan atas. Orang yang gak ngerti dengan hal ini atau para netter baru, tentu akan dibuat frustasi dan kapok untuk berselancar lagi di dunia maya untuk mencari informasi. Padahal….

Auto Generate Content adalah salah satu sistem yang menjaring dan menangkap kata kunci-kata kunci yang diluncurkan oleh para pencari informasi melalui google, lalu disimpan dan digenerate secara automatic. Sehingga seolah-olah informasi-informasi yang dicari ada di situs tersebut. Ciri-ciri link yang ditampilkan di search engine salah satunya adalah

http://……./search/…. atau

http://……./post/…. atau

http://……./docs/….

Maka ketika Anda klik link tersebut, jangan harap Anda menemukan apa yang Anda cari di sana.

Tetapi syukurlah, sekarang Google telah memberi kebijakan yang terbaik untuk menyingkirkan sampah-sampah seperti itu. Melalui elemennya yang bernama Google Panda. Sebenarnya Google Panda telah diluncurkan sejak Februari 2011, namun efek dari fasiitas itu baru terasa sekarang di Indonesia. Pasalnya beberapa waktu yang lalu saya masih sering menjumpai sampah link yang memasang AGC pada situs atau blognya. Tapi sekarang silakan coba di google.co.id, ketika Anda memasukkan kata kunci tertentu maka link-link spam sudah tidak ada lagi, mungkin sdh ada pada halaman ke 100 atau lebih atau bahkan sudah ditendang.

Saya salah satu netter yang berterima kasih pada Google Panda, karena kini website saya semakin bersaing dalam meniti karir ranking di Alexa. Menembus ranking 400 ribuan memang usaha yang tidak mudah, meskipun itu masih ranking yang rendah, tapi cukup bisa dibanggakan. Untung dulu saya tidak tertarik untuk menerapkan AGC, seandainya…. tentu sudah kena banned oleh google.

2 Tanggapan

  1. salam kenal,,

    betul sob. hal seperti ini menggangu sekali, saya sering jumpai ini di halamn 3 atau 4 malah..

    facebook.com/ycusoy

  2. memang benar2 sangat menjengkelkan skali bro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: