Saatnya Beralih ke MySQLi

Semenjak MySQL 4.1 ke atas telah diluncurkan fungsi MySQLi yang bisa digunakan untuk mengakses fungsi-fungsi database. Dan dengan diluncurkannya MySQL 5.5 maka ekstensi mysql mulai ditinggalkan dan ke depan akan segera dihapus, sehingga jika kita masih bertahan dengan ekstensi mysql, script kita akan mengalami banyak masalah. Contohnya kita akan menemukan error message seperti ini: Deprecated: mysql_query(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in …”

MySQLi memiliki memiliki dukungan untuk hal-hal berikut:

  • menyediakan interface object oriented
  • support prepared statements
  • support multiple statements
  • support transactions
  • debbugging yang semakin tinggi
  • embedded server
  • statement yang lebih simple
  • dll

Berikut ini contoh cara merubah tag dari MySQL ke MySQLi untuk koneksi database dengan fungsi mysql_connect:

Lama:
mysql_connect(“localhost”,”myuser”,”mypassword”,”world”);
mysql_select_db(“world”);

Baru:
$mysqli = new mysqli("localhost""myuser""mypassword""world");

Contoh mendeklarasikan sebagai array:

Lama:
$row=mysql_fetch_array(mysql_query
("SELECT * FROM table1));
$nama=$row["nama"];

Baru:
$query "SELECT * FROM table1";
$result $mysqli->query($query);

$row $result->fetch_array(MYSQLI_BOTH);
$nama=$row["nama"];

.

Iklan

Koneksi Script dengan Database MySQL

Logo Database MySQL


Bagi yang ingin berkecimpung dalam bidang pemrograman website dengan PHP maka sudah menjadi wajib hukumnya untuk selalu berhubungan dengan database, dan yang paling kompatibel dengan ini adalah database MySQL. Database MySQL sudah lazim dipergunakan dalam penyimpanan data untuk website dinamis seperti PHP. PHP memiliki support yang sangat kaya bila dijadikan mediator antara interface website dengan database. Kami akan menyuguhkan beberapa fungsi yang sering dibutuhkan untuk pemrograman, mulai dari yang paling mendasar dan sederhana.

  • Fungsi mysql_connect dan mysql_select_db ;

Fungsi ini digunakan untuk membuat koneksi antara script PHP dengan database, maka ini adalah fungsi yang paling mendasar yang mesti ada pada script PHP yang menggunakan database. Sintaksnya adalah mysql_connect (“nama_server“, “username_database”, “password_database”) dan mysql_select_db (“nama_database“) Nama server adalah alamat atau nama server yang menjadi tempat database MySQL, biasanya diisi “localhost” meskipun ada juga yang memberikan alamat berbeda dengan itu. Sebelum mengisinya check dulu nama server database mysql pada cpanel hosting Anda. Username database adalah username yang kita buat untuk database tersebut, dibuat di CPanel hosting melalui menu “MySQL Database”.  Password database adalah password yang kita buat sama dengan proses membuat username database. Demikian juga dengan Nama Database kita buat di menu yang sama. Untuk username dan nama database yang kita buat di webhosting OS LINUX biasanya menjadi kombinasi antara nama yang kita buat dan username CPanel. Contohnya username CPanel kita “kedaiscript” dan kita membuat nama database “dataku”, hasilnya akan menjadi “kedaiscript_dataku“, demikian pula halnya dengan usernamenya, sedangkan untuk passwordnya akan tetap seperti yang kita buat tanpa tambahan apapun. Berikut ini contoh aplikasi koneksi database dengan fungsi di atas:

<?PHP
$dbname = "kedaiscript_data1";   //Diisi nama database Anda
$dbhost= "localhost"; //Host biasanya localhost.
$dbuser= "kedaiscript_user1";     //Username database Anda
$dbpass = "pasw123";        //Diisi password untuk database Anda.

  //Connect to database.
  $dbcon = mysql_connect ($dbhost,$dbuser,$dbpass) or die (mysql_error());
   mysql_select_db($dbname)  or die (mysql_error());
?>

Simpan dalam file PHP dan beri nama misalnya koneksidb.php, lalu include-kan file tersebut ke dalam setiap file php yang kita buat yang memerlukan koneksi database.

  • Fungsi mysql_query();

Fungsi mysql_query digunakan untuk mengirimkan permintaan tertentu ke database aktif/yang digunakan, untuk melakukan eksekusi tertentu sesuai dengan link_identifier. Sintaksnya adalah mysql_query(string $query[,string $link_identifier]); Query merupakan perintah sql, link_identifier berisi pengenal yang dihasilkan dari mysql_connect. Hasil dari mysql_query digunakan oleh fungsi mysql_fetch_array() untuk keperluan akses data. Digunakan oleh fungsi mysql_num_rows() untuk menghitung jumlah baris yang dihasilkan dari query “SELECT”. Dan menjadi perintah eksekusi langsung untuk query “DELETE”, “INSERT”, “UPDATE”.  Contoh aplikasi mysql_query.

<?PHP
include "koneksidb.php"; //koneksi ke database yg digunakan

 $sql=mysql_query("SELECT * FROM members WHERE activate='1' ORDER BY id ASC");
 //mengirim permintaan query ke database tabel member yang kondisi field active =1 diurutkan berdasarkan id secara Ascending

 $jumlah=mysql_num_rows($sql);
  //menghitung jumlah hasil permintaan di atas.

if($jumlah>0){
 while($rows=mysql_fetch_array($sql)){
  echo "$rows[nama]";
  //menampilkan data yang sesuai dengan permintaan.

 }
 }

 $sql="DELETE FROM member WHERE activate='0'";
 //mendeklarasikan permintaan menghapus ke tabel member yang kondisi field acitivate=0

 mysql_query($sql);
 //eksekusi permintaan query penghapusan.

?>

To be continue ... 🙂

Mengenal Database MySQL

Pemrograman website dinamis tidak bisa dilepaskan dengan system penyimpanan dan pengolahan data atau singkatnya mau tidak mau harus berbasis database. MySQL adalah salah satu program aplikasi database yang bersifat RDMBS (Relational Database Management System) yakni aplikasi yang memungkinkan kita menerapkan program banyak relasi antar tabel data. MySQL adalah salah satu program open source yang sangat cocok dijodohkan dengan PHP, dimana MySQL bertugas untuk menyimpan data, dan PHP mendapat bagian sebagai perantara, pemikir, dan pelaksana agar data tersebut terhubung dengan interface hardware.

MySQL bisa kita install di komputer secara terpisah dengan PHP, tetapi sekarang kita sudah dimanjakan oleh berbagai penyedia software tersebut salah satunya yang menjadi favorit kami adalah keluaran Apachefriends, dimana program PHP, MySQL, dan PHPMyAdmin sudah dikemas dalam satu installasi yang bungkusnya diberi label XAMPP. Agar kita bisa menikmati sajian dari program2 tersebut tentu kita harus install dulu di komputer kita.

Setelah XAMPP terinstall jalankan web browser kesayangan Anda, misalnya FireFox seperti kesukaan kami, lalu tulis http://localhost/phpmyadmin, akan tampil seperti ini:

Untuk memulai membuat database, kita bisa isikan nama database yang kita inginkan pada isian “Create new database” pada contoh di atas kita isi lat1 maksud saya latihan1. Sintaksnya CREATE database nama_database;

Jika berhasil maka akan menampilkan hasil sebuah database yang nama tersebut akan tertampil di kolom sebelah kiri.

 

To be continue…

Backup Database Website (Penting Untuk Pemilik Website)

Ada satu hal penting yang harus diketahui dan dikuasai oleh pemilik website dinamis seperti yang menggunakan script dari MMG. Hal itu adalah mengenai pengelolaan database.  Ada customer yang komplain karena kehilangan database yang sudah terisi data-data penting, setelah server webhostingnya melakukan maintenance (memindahkan server dari USA ke IIX). Hal ini tentu kelalaian dari pihak webhosting yang memindahkan script yg ada tidak dengan databasenya.

Kalau hal ini dialami oleh pemilik website dengan data yg sudah banyak, tentu akan sangat dirugikan. Oleh sebab itu, kita sendiri harus antisipasi agar jika terjadi hal serupa atau hal lain seperti server terserang hacker dan kerusakan teknis lainnya kita tidak kehilangan data dan menjadi amat fatal.

Sebagai pemilik website, kita harus rajin melakukan backup database. Selain backup database, hal yang perlu dibackup adalah bagian-bagian yg ada hubungannya dengan script yang perubahannya kita lakukan secara online. Contohnya adalah gambar-gambar yang kita upload, atau file-file lain yang tidak ada pada script asli dari MMG.

Cara Backup Database.

Backup database kita lakukan sesering mungkin sesuai dengan perubahan database kita. Jika data selalu bertambah/berubah maka paling tidak 1 hari sekali kita lakukan backup. Langkah-langkah backup database:

  1. Masuk/login ke cpanel domain kita.
  2. Pada halaman utama CPanel, pilih menu “Backup”
Backup Database MySQL 

3. Pilih nama database yg akan kita backup.



4. Klik nama database tersebut lalu download/simpan di komputer kita.

5. Database tersebut akan tersimpan dalam type file sql.

6. Simpan dengan baik karena bersifat sangat rahasia.

Membuat Database MySQL