Kartu Iuran dan Simpan Pinjam Digital

Dengan penuh syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rasa bangga sebagai anak bangsa Indonesia yang dapat turut andil dalam meramaikan industri kreatif digital.

Kita sekarang telah memiliki sebuah aplikasi sederhana namun penuh manfaat bagi setiap orang. Kartu Iuran dan Simpan Pinjam adalah sebuah aplikasi milik kita bersama yang sangat cocok untuk mendukung gerakan pengurangan penggunaan kertas demi kelestarian hutan. Sudah waktunya kita mengurangi pemakaian kertas yang berbahan dasar pohon penyuplai oksigen kehidupan.

Mari beralih pada kartu multifungsi yang senantiasa dapat berada dalam genggaman tangan kita yang dikemas dalam aplikasi untuk smartphone berbasis system Android.

Aplikasi ini dibutuhkan sekali oleh kelompok warga RT, warga RW, kelompok Ibu PKK, kelompok arisan, kelompok simpan pinjam (credit union), paguyuban pedagang pasar, paguyuban ojek, untuk kartu pembayaran uang sekolah, dan sebagainya.

Untuk mencoba menggunakan Kartu Iuran dan Simpan Pinjam elektronik berbasis Android ini silakan kunjungi:

https://kartuiuran.com

Silakan registrasi sebagai Admin, lalu ikuti langkah ini:

  1. Membuat Group
  2. Input anggota group (warga organisasi Anda)
  3. Membuat kartu (bisa membuat kartu iuran, kartu simpanan, dan kartu pinjaman)
  4. Input data kartu iuran atau data kartu simpanan atau data pinjaman anggota group dan bisa membuat Laporan Keuangan organisasi/group.
  5. Bagikan kode group dan nomor anggota ke warga group untuk melakukan install aplikasi Androdi di Play Store dan login dengan data tersebut.

Selamat mencoba.

Kartu Iuran Digital

Screenshot contoh tampilan Kartu Iuran

How to enable pressed back button to exit the app on android studio

When the user presses the back button, the application will display a confirmation dialog. I added this code outside onCreate. And it works well.

——————————————————–
@Override
public void onBackPressed() {
new AlertDialog.Builder(this)
.setMessage(“Are you sure want to exit?”)
.setPositiveButton(“Exit”, new DialogInterface.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(DialogInterface dialog, int which) {
XxxxActivity.super.onBackPressed();
Intent intent = new Intent(Intent.ACTION_MAIN);
intent.addCategory(Intent.CATEGORY_HOME);
intent.setFlags(Intent.FLAG_ACTIVITY_NEW_TASK);
startActivity(intent);
finish();
}
})
.setNegativeButton(“Cancel”, null)
.show();
}

—————————-

Change the Xxxx fo your activity name.

Software Aplikasi Quick Count Pemilu atau Pilkada

Software Aplikasi Quick Count Pemilu memiliki fitur lengkap untuk melakukan penghitungan cepat dari sumber pemungutan suara/TPS di seluruh Indonesia, atau dari suatu provinsi tertentu, atau dari wulayah kabupaten/kota tertentu. Aplikasi ini dirancang agar dapat digunakan untuk melakukan quick count misalnya pilihan presiden, pilihan anggota legistlatif, pilihan gubernur, pilihan bupati/walikota. Dilengkapi dengan database 34 nama provinsi, 514 nama kabupaten/kota, 7.094 nama kecamatan, 82.505 nama kelurahan di Indonesia. Tersedia dalam tiga versi yakni: versi Windows 32 bit, versi Windows 64bit dan versi apk untuk smartphone dan tablet.

Di dalamnya terdapat fitur control panel untuk admin dan fitur control panel untuk koresponden. Admin adalah seseorang yang melakukan penghimpunan dan pemantauan perolehan suara dari suatu wilayah tertentu sesuai dengan channel yang dibuatnya. Seorang admin memiliki rekan kerja yang dinamai Koresponden. Koresponden ini menempatkan diri di TPS-TPS yang tersebar di seluruh wilayah pemungutan suara. Koresponden mengirimkan data nomor TPS dan perolehan suara tiap-tiap kandidat ke Channel yang telah direkomendasikan oleh seorang Admin. Para koresponden dapat download aplikasi gratis dan menginstallnya di smartphone mereka. Data yang dikirim oleh koresponden akan terkumpul dalam server data yang dinamai Channel yang dibuat oleh admin tadi. Seorang admin dapat membuat lebih dari satu Channel, demikian juga seorang Koresponden dapat bergabung dalam lebih dari satu Channel dan memberikan kontribusi data ke Channel-Channel yang diikutinya. Admin memiliki kewenangan untuk melakukan approve kepada koresponden yang bergabung di channelnya. Request gabung di channel dari seorang calon koresponden harus disetujui dulu oleh admin pemilik channel tersebut.

Selengkapnya silakan baca dan download softwarenya DI SINI

Cara Mengatasi Card Reader Laptop Tidak Bisa Terbaca

Setelah beberapa bulan mengalami masalah Card Reader pada laptop yang tidak bisa membaca SD Card, kali ini saya dapat menemukan solusinya. Yang menjadi masalah adalah ketika driver sudah terinstal dengan baik, tetapi pada saat SD Card di insert, hardware tetap tidak dapat terdeteksi. Maka salah satu cara untuk mencoba mengatasinya adalah sebagai berikut:

  1. Buka Start Menu.
  2. Gunakan fitur Search.
  3. Ketikkan diskmgmt.msc
  4. Klik kanan pada diskmgmt.msc lalu “Run as Administrator”
  5. Pada kolom bawah akan muncul jendela dengan identitas “disk 1” > klik kanan.
  6. Klik pada “Change Drive Letter and Paths”
  7. Lalu pilih salah satu drive yang bisa diaktifkan, misalnya “G”.
  8. OK

Dengan cara di atas, ternyata masalah yang saya alami dapat diatasi. Dan sekarang Card Reader pada laptop dapat berfungsi kembali untuk membaca SD Card.

Secara detail silakan lihat pada tayangan di youtube ini:

Review Perbandingan Aplikasi Telegram dengan WhatsApp WA

telegramiconAda hal menarik yang bisa ditawarkan oleh aplikasi Telegram
Berikut ini beberapa hal perbandingan antara aplikasi WhatsApp dengan Telegram berdasarkan eksplore pengalaman memakai aplikasi Telegram dan WhatsApp. Pada aplikasi Telegram terdapat hal-hal sebagai berikut:

  • member grup bisa ribuan, di webnya menyebutkan sampai 5000 member, orang satu kelurahan bisa jadi satu grup dong…he..he… 😀 sementara saat review ini ditulis WA cuma sampai 256 member.
  • lebih ringan karena berbasis server (cloud) dibandingkan dengan WA yang berbasis device.
  • ukuran aplikasi lebih kecil sehingga tidak makan space memory dibanding WA yang lebih besar.
  • pesan yang telah terkirim bisa dihapus (tarik kembali), semacam retract pada bbm.
  • disediakan cloud penyimpanan file/data, dengan cara chat dengan diri sendiri.
  • dapat kirim file beraneka format.
  • dapat kirim data/file sampai 1.5GB, sementara WA cuma 16MB. Bahkan Gmail membatasi cuma sampai 25MB.
  • bisa broadcast dengan fasilitas channel.
  • lebih aman karena disediakan secure chat.
  • powerfull sticker gratis.
  • pengaturan timer message (bisa destroy otomatis)
  • bisa diatur siapa saja yg bisa ganti icon grup, dll.
  • ada support chat dengan pihak Telegram jika menemui kesulitan.
  • bisa invite masuk grup dari grup WA dengan cara invitation link, sehingga tidak perlu menambahkan member satu per satu. Berfungsi untuk memudahkan migrasi ke grup Telegram.
  • Bagi programmer disediakan API utk development.

Setelah lihat keunggulan itu, masih juga belum mau move on???

Eits…. ada 2 kelemahan yang say atemukan yakni:

  • member grup tidak bisa lihat nomor HP anggota lain yang belum ada dalam contacts list. Tapi jika itu dianggap keunggulan maka nomor hp kita lebih privacy.
  • di Indonesia belum bisa voice call dan video call kayak WA, baru bisa di eropa dan beberapa negara yang ditunjuk.

Bagaimana fitur-fitur Telegram tersebut secara lebih jelas silakan lihat dalam video di sini: Telegram yang kami tayangkan di Youtube ini.